Rabu, 27 April 2011

Pengertian dan Karakteristik Keluarga Sakinah, Mawaddah, Wa Rahmah dan Fungsi serta Tujuan Keluarga



Keluarga merupakan tampat dibentuk dan berkembangnya kepribadian yang paling pokok dari seorang anak yang kemudian akan diterapkannya dalam kehidupan bermasyarakat. Dalam tahap inilah peran kelaurga sangat penting dalam menanamkan kepribadian bagi seseorang termasuk dalam penyikapan terhadap sesuatu dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam hal keluarga seringkali terdengar sebutan keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah. Sakinah artinya tentram, yaitu adanya kepercayaan dalam berumah tangga, dan saling memahami sifat pasangan masing-masing. Keluarga sakinah menunjukan keluarga yang tenang dan damai. Mawaddah artinya cinta, yang merupakan tahapan berikutnya yang dirasakan pada pasangan. Cinta yang didasarkan atas rasa cinta kepada Allah SWT. Keluarga mawaddah menunjukan keluarga yang saling mencitai dan menyayangi. Rahmah artinya rahmat, merupakan akhir dari segala perasaan. Dalam tahap ini yaitu menjalankan pernikahan dengan benar-benar sehingga memproleh ridha Allah SWT. Dalam garis besar tujuan keluarga yaitu menjadi tempat yang tenang dan harmonis sebagai tempat lahirnya keturunan yang baik yang kemudian menajadi bagian masyarakat yang membangun. Sementara fungsi dari keluarga selain untuk mengikat cinta satu sama lain juga sebagai pembentuk generasi penerus keluarga.
Dalam hal kekerasan terhadap jemaah Ahmadiyah yang terjadi adalah bagaimana peran keluarga sebagai pembentuk pribadi seorang anak yang akan tumbuh di tengah masyarakat, karena yang terjadi yaitu sebuah perilaku sekelompok orang merespon dengan tidak baik suatu keadaan. Perilaku kerasan terhadap jemaah Ahmadiyah dapat dihindari jika setiap individu memiliki bekal kepribadian yang baik. Di dalam keluarga ada pembagian peran untuk mencapai tujuannya. Seorang ayah sebagai kepala keluarga menjadi peran sentral dalam pembentukan karakter keluarga yang akan diturunkan kepada anak. Anak kelak  akan tumbuh dan berkembang pula di masyarakat dan merepresentatifkan apa yang dia dapat dalam keluarga. Apabila sebuah keluarga dapat membangun pribadi yang kuat dan baik maka setiap individu dapat menerapkan hal yang ditanamkan dalam keluarga diantaranya yaitu jiwa kritis dan kedamaian. Dalam keluarga sebaiknya ditanamkan bagaimana kehidupan dengan masyarakat yang plural sehingga bisa terwujud pribadi yang saling menghargai tanpa adanya main hakim sendiri. Meskipun Ahmadiyah sudah terbukti sebagai agama menyimpang diimbangi dengan adanya keputusan petinggi negeri ini, namun Indonesia merupakan negara hukum yang semuanya telah tercatat dan tersusun. Disinilah peran kelauarga yang sangat penting sehingga hal-hal seperti di atas tidak terulang kembali.
Sejatinya prilaku seseorang yang diperlihatkan adalah cerminan bagaimana keluarga membentuknya. Disinilah peran penting sebuah kelaurga dalam pengkarakteran seseorang karena pohon yang baik akan menumbuhkan buah yang baik, begitupula sebaliknya pohon yang buruk akan memiliki buah yang buruk. Selain pendidikan formal yang diberikan, baiknya keluarga juga menanamkan dengan kuat pendidikan agama dan sosial kemasyarakatan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar