Tampilkan postingan dengan label Pribadi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pribadi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 31 Maret 2011

This Is Me

Camp Rock Soundtrack


I’ve always been the kind of girl
That hid my face
So afraid to tell the world
What I’ve got to say
But I have this dream
Right inside of me
I’m gonna let it show 
It’s time to let you know
to let you know
This is real
This is me
I’m exactly where I’m supposed to be now
Gonna let light shine on me
Now I’ve found who I am
There’s no way to hold it in
No more hiding who I wanna be
This is me
Do you know what it’s like
To feel so in the dark
To dream about a life
Where you’re the shining star
Even though it seems
Like it’s too far away
I’ve got to believe in myself
It’s the only way
This is real
This is me
I’m exactly where I’m supposed to be now
Gonna let light shine on me
Now I’ve found who I am
There’s no way to hold it in
No more hiding who I wanna be
This is me
You’re the voice I hear inside my head
The reason that I’m singing
I need to find you
I gotta find you
You’re the missing piece I need
The song inside of me
I need to find you
I gotta find you
This is real
This is me
I’m exactly where I’m supposed to be now
Gonna let light shine on me
Now I’ve found who I am
There’s no way to hold it in
No more hiding who I wanna be
This is me
You’re the missing piece I need
The song inside of me
This is me
You’re the voice I hear inside my head
The reason that I’m singing
Now I’ve found who I am
There’s no way to hold it in
No more hiding who I wanna be
This is me

Minggu, 30 Januari 2011

Maaf jika Saya "Perkasa"

Senyum nyiyir, dahi mengkerut ....
Mungkin itu tanggapan pertama kali saat melihat judul dari tulisan ini. Ya sudahlahh .... ini hanya sebagian dari isi hati dan pemikiran saya. Maaf jika ada yang tidak berkenan.

Hati menjadi pilu dan kelu saat mimpi ini tak dapat bertemu
Hasrat yang meninggi kini harus jatuh kembali
Tertohok oleh timbunan norma yang mendera
Kini mimpi hanya cidera dalam asa
Katika pilihan hanya menjadi dilema
Benar atau salah
Maka tidak ada jalan untuk mendua

Puisi pembukaan mungkin sedikit banyak dapat memberikan gambaran akan suasana dalam hati ini yang sebenarnya. Sudah lama kami (baca: kaum wanita) telah bosan atau kasarnya muak terhadap norma yang sangat menusuk untuk kami atau saya lebih tepatnya. Keinginan saya dengan manusia lainnya sama. Saya tidak meminta reformasi di sini, saya tidak membicarakan resuffle di sini, saya tidak menuntut penggulingan rezim apapun saat ini. Kejengahan terbuka saat saya yang merupakan seorang wanita harus terjebak dengan segala nilai. Bukan bermaksud untuk melanggar bahkan mengabaikan segala nilai yang seharusnya saya patuhi namun dengan tidak juga melarang segala yang saharusnya bisa saya lakukan tanpa menciderai hukum yang ada.

Senin, 10 Januari 2011

Pilihan Jalan


Saya percaya atau lebih tepatnya setuju bagi pemikiran untuk menunda usia nikah dengan alasan yang masuk akal. Penundaan usia untuk melengkapai sebagian dari agama itu dimaksudkan untuk mengejar semua yang saya impikan agar terwujud. Beribu bahkan berjuta impian saya telah menunggu untuk dijemput keberadaannya oleh saya, orang yang telah membuat keberadaannya, dan apakah saya harus melepaskan itu semua dalam waktu yang sangat singkat.
Saya memutuskan dari sekarang untuk menunda usia nikah disebabkan pemikiran bahwa saya ingin mengejar sesuatu dan mendapatkan apa yang belum tentu bisa saya dapatkan apabila saya sudah menikah. Bukan maksud saya untuk mengesampingkan untuk agama saya namun jalan yang saya ambil adalah untuk kabaikan banyak orang bahkan negara ini, bukankah sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang banyak memberikan manfaat bagi yang lain. Saya takut apa yang saya rencanakan untuk kebaikan bersama akan tertunda atau mungkin tidak terlaksana disebabkan kewajiban saya terhadap sisi lain. 
Saya hanya ingin memberikan yang terbaik untuk masa depan negeri ini agar lebih baik dan dapat merebut kembali kabanggaan yang telah lama hilang.

Senin, 03 Januari 2011

Saya Besyukur Sejarah

Bukan jurusan favorit
Bukan pelajaran yang menyenangkan
Masa depan yang ada belum menjanjikan
Itulah sebagian kecil dari pernyataan orang-orang yang mengetahui bahwa jurusan yang saya ambil dalam menempuh kuliah di salah satu perguruan tinggi negeri yang katanya terbaik di negeri ini yaitu jurusan Sejarah tepatnya kalau di UI namanya Ilmu Sejarah.
bagaimanakah mereka bisa menilai sesuatu yang mereka belum tahu keberadaannya. Kenapa harus ada penilaian sepihak.
Dijurusan ini memang sedikit yang muncul sebagai orang besar di negeri ini tapi banyak lulusan jurusan ini yang banyak membawa pengaruh untuk sekitar bahkan Indonesia. Apakah orang hebat harus terkenal ? apakah orang hebat harus kaya ?
Banyak poin dalam jurusan ini tepatnya jurusan Ilmu Sejarah FIB UI yang memberikan pengaruh lebih dalam berpikir dan bertindak.
Bagaimana mungkin kesalahan yang terjadi pada masa lalu dapat terjadi (lagi) pada saat ini ?
Bukankah itu bagian dari tidak maunya orang-orang untuk mempelajari kehidupan bangsanya di masa lalu yang membuat kesalahan itu juga terjadi pada saat ini.
Sejarah mengajarkan negeri ini semuanya. Dia begitu lugu untuk menggambarkan dan menjelaskan apa kebobrokan negeri ini. Tetapi dia juga menyimpan banyak kenangan terhadap kejayaan negeri ini. Negeri yang katanya sangat subur hingga tongkat dan kayu bisa menjadi tanaman.
Sejarah begitu indah hingga ia pun akan mengindahkan siapa yang mengindahkannya.

Penilitian dalam membuatnya pun tidak sebatas dengan kemampuan untuk menjelajah atau menulis, tetapi lebih dari itu. kejujuran dan profesionalisme dalam tindakan dan bekerja memberikan nilai plus yang besar terhadap penelitiannya.
Penerimaan terhadap kesaksian narasumber juga menjadi pembelajaran tersendiri. Dalam mencari informasi kami (baca: mahasiswa ilmu sejarah) tidak serta merta dengan begitu saja dapat menetapkan seseorang sebagai narasumber dari suatu penelitian panulisan sejarah tetapi kami harus mengetahui sejauh mana keberadaan dia dari peristiwa sejarah yang dimaksud. Dalam kehidupan sehari-hari hal tersebut sangat dibutuhkan untuk membangun sifat kritis dalam menghadapi issue apapun, bagaimana mungkin ilmu yang sangat berguna dan bernilai ini bisa dipandang sebelah mata ?
ahh .. mungkin mereka belum mengetahui bagaimana cara mainset kami bekerja

Dan yang saya tahu jurusan ini sangat menarik, bagaimana mungkin kejadian masa lalu bisa ditelaah dan direkonstruksi ulang untuk pembelajaran untuk peradaban manusia yang lebih baik bahkan untuk kebaikan perjalanan suatu bangsa.

Ini hanyalah pandangan subjektif dari seorang mahasiswa jurusan Ilmu Sejarah yang sedikit menceritakan mengenai jurusannya.
Tentu isi yang ada di dalamnya berdasarkan pengelaman saya belajar di jurusan tersebut.